"Semua itu masih memerlukan pembuktian, karena itu kami lakukan penyelidikan," ucapnya.
Apalagi, Suyanto mengaku tidak menemukan bercak darah dari jalan utama menuju kandang ternak. Adapun jarak dari jalan utama menuju kandang tersebut sekitar satu kilometer dengan akses jalan yang sulit serta jauh dari pemukiman.
"Tidak ada ceceran bercak darah ke jalan utama atau keluar dari alas (ladang yang jadi lokasi kandang)," katanya.
Diberitakan sebelumnya, seekor sapi milik warga Wintaos, Girimulyo, Panggang, Gunungkidul mati dalam kondisi dua paha belakangnya hilang. Saat ini polisi masih menyelidiki apakah sapi itu disembelih orang tidak dikenal atau korban serangan hewan liar.