"Berdasarkan kondisi fisik bangkai sapi di lokasi, muncul dua dugaan kuat penyebab kematian, yaitu menjadi korban penyembelihan oleh orang asing, atau akibat serangan hewan liar," ujarnya.
Di sisi lain, Gatot mengungkapkan bahwa pemilik sapi telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Padahal, akibat kejadian tersebut pemilik sapi mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta
"Meski mengalami kerugian besar, pemilik sapi menyatakan telah ikhlas dan menerima peristiwa ini murni sebagai musibah," ucapnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Panggang, Aiptu Suyanto mengatakan bahwa telah mendatangi lokasi kejadian. Hasilnya, beberapa bagian tubuh sapi memang hilang.