"Menurut kami, demonstrasi adalah upaya akhir. Kalau ada ruang-ruang yang bisa kita lakukan secara baik, secara terbuka, bisa mengkritisi secara terbuka, ya, kami akan lakukan," tegas Gerald.
Kendati demikian, dia menekankan SAPMA tidak pernah anti terhadap aksi turun ke jalan, terlebih mengingat organisasi tersebut memiliki sejarah panjang dalam melakukan aksi unjuk rasa. Namun, saat ini fokus utama mereka, yaitu memperkuat legitimasi kepengurusan yang baru saja dilantik.
"Bukan berarti kami, SAPMA, juga tidak pernah turun aksi. Kami sering turun aksi dari dulu. Tapi, mungkin sekarang belum saatnya, karena kami fokus pelantikan dulu, biar legitimasi kami kuat," pungkas Gerald.
Acara pelantikan yang digelar di salah satu mal di Jakarta itu turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Ketua MPR Abcandra Muhammad Akbar, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino, Anggota DPRD DKI Jakarta Wita Susilowaty, Ketua Umum SAPMA PP Aulia Arief, serta Ketua MPW PP DKI Jakarta Ilyas Abdullah.
Rangkaian acara tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai literasi digital dan etika siber.