Selain itu persediaan logistik dan bahan bakar mulai menipis, sementara telepon genggam para korban kehabisan daya sehingga mereka tidak dapat dihubungi.

"Pihak keluarga bersama masyarakat dan nelayan setempat kemudian melakukan pencarian sebelum informasi kejadian diterima Tim SAR pada Rabu (14/10) pukul 13.08 WITA," ujarnya.

Memasuki hari kedua pencarian Kamis (15/10), kata dia, tim menambah alat utama (alut) SAR dengan mengerahkan kapal KN SAR Bhisma untuk memperkuat upaya pencarian dan pertolongan.

Pada pukul 22.37 WITA tim SAR menerima informasi dari kapal pajeko bahwa perahu Rembulan beserta lima orang di dalamnya berada di sebuah rumpon di perairan tersebut.

KN SAR Bhisma kemudian bergerak menuju lokasi dengan jarak sekitar 27 mil laut untuk melakukan evakuasi.