Kapal bermuatan pasir tersebut bertolak dari Pelabuhan Rakyat Pomako pada Senin (28/9) pagi dengan tujuan Pelabuhan Asmat,Papua Selatan namun saat dalam perjalanan tepatnya di sekitar Perairan Puriri, Kabupaten Mimika kapal tersebut mengalami kebocoran dan tenggelam.

Menerima laporan tersebut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y Batlajery langsung memberangkatkan tim SAR gabungan menggunakan LCT Tri Anugerah Maritim 605 dan RBB Basarnas menuju lokasi kejadian untuk melakukan pertolongan.