"Dampaknya buat bendungan karet, dapat merusak bangunan fondasi, membuat lubang atau ngerong untuk sarang di tepi tanggul menyebabkan tanah jugruk bisa menyebabkan longsor, di samping karena predator dan invasif ikan sapu-sapu dapat merusak ekosistem perairan rusak," ungkap dia.

Untuk itu, Hendi yang juga Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Muria Rata ini menyarankan ribuan ikan sapu-sabu tersebut sebaiknya segera dibersihkan. Pemusnahan bisa dilakukan dengan cara dibakar atau dikubur.

"Sebaiknya ikan sapu-sapu segera dibersihkan dibakar atau ditanam (dikubur)," terang

"Mumpung airnya kering perlu adanya gerakan pembasmi ikan sapu-sapu," imbuhnya.