Lebih lanjut, Bernard menegaskan penguatan tata kelola tidak hanya berorientasi pada pemenuhan ketentuan dan standar penilaian, tetapi juga harus tercermin dalam efektivitas pelaksanaan kegiatan usaha perusahaan.

Perusahaan, kata dia, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kebijakan, pengawasan internal, dan pengelolaan risiko.

"Setiap proses evaluasi menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi penerapan tata kelola, sehingga seluruh aktivitas bisnis perusahaan dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan," tambah Bernard.

Selain melalui assessment GCG, pelaksanaan evaluasi kinerja bersama BPKP menjadi bagian dari upaya Sarana Jaya dalam memperoleh penilaian yang objektif terhadap efektivitas pengelolaan dan pencapaian kinerja perusahaan.