Diketahui, aksi King Ronal membongkar jaringan sindikat penipuan online diunggah melalui akun YouTube-nya lewat sejumlah video. Salah satu konten videonya menampilkan King Ronal memperlihatkan upaya saat mencocokkan data dan melacak lokasi hingga menemukan terduga foto pelaku.
Sejumlah terduga pelaku yang berhasil dilacak lokasinya berada di wilayah Sidrap dan Wajo, Sulsel. King Ronal juga berhasil mengambil gambar wajah terduga pelaku yang diduga masih di bawah umur.
"Lagi-lagi Wajo, Sulawesi Selatan. Leppangeng, di tengah sawah. Sebelumnya kita pernah di Rappang (Sidrap). Dekat-dekat banget," kata King Ronal usai mengklaim membongkar alamat terduga pelaku.
Setelah mengungkap lokasi dan wajah pelaku, King Ronal langsung menghubungi Polsek setempat. Dia lantas mengirimkan data tersebut ke kepolisian.
Sementara itu Polda Jabar turut menetapkan 12 tersangka penipuan alias passobis asal Sidrap. Sindikat passobis itu diungkap Direktorat Reserse Siber Polda Jabar berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/1395/2025 tertanggal 22 Juli 2026 atas nama pelapor FFK, serta laporan nomor LP/B/1424 tertanggal 25 Juli 2026 atas nama NM.