NADIKABAR.COM β€” Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim mengajak generasi muda untuk menjadi pionir dalam membiasakan penggunaan transportasi publik sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat Jakarta.

β€œUjung tombaknya harus adik-adik sekalian, anak sekolah. Caranya bagaimana? Mulai tertib dalam berlalu lintas dan membiasakan diri menggunakan transportasi umum,” ujar Chico dalam diskusi β€œJakarta Bergerak: From School to Global City” di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan kebiasaan menggunakan transportasi publik perlu dibangun sejak generasi muda sehingga dapat menjadi bagian dari gaya hidup dan karakter warga Jakarta di masa depan.

Menurut Chico, Jakarta saat ini memiliki konektivitas transportasi publik yang semakin baik.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan DKI Jakarta, kata dia, tingkat konektivitas transportasi publik di Jakarta telah mencapai lebih dari 90 persen.

β€œArtinya, ketika kita keluar rumah dan berjalan tidak sampai 500 meter, sudah bisa menemukan minimal JakLingko, Mini Trans, Transjakarta, bahkan LRT. Ini yang kemudian harus menjadi gaya hidup dan karakter warga Jakarta,” tutur Chico.

Dia menyebutkan kemajuan Jakarta sebagai kota global tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga karakter masyarakatnya.

Dia pun mencontohkan penggunaan transportasi publik di kota-kota negara maju yang telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

Maka dari itu, Chico berharap kebiasaan menggunakan transportasi publik semakin berkembang di Jakarta, terutama di kalangan generasi muda, sehingga turut membentuk karakter masyarakat yang tertib dalam berlalu lintas dan menggunakan fasilitas publik.

"Saatnya mulai berbenah, khususnya untuk adik-adik, untuk kemudian bersiap menuju Jakarta Top 50 Kota Global dan kita menjadi bagian yang berperan serta aktif mewujudkannya," kata Chico.

Seperti diketahui, berdasarkan data Satu Data Jakarta terkait jumlah penumpang angkutan umum yang terlayani per hari pada periode Juni 2026, tercatat jutaan perjalanan warga mengandalkan Moda Raya Terpadu (MRT), bus raya terpadu (BRT), hingga kereta komuter.

Dalam catatan rata-rata harian selama Juni 2026, moda transportasi Commuter Line mencatatkan angka pengguna tertinggi, yaitu mencapai kurang lebih 1,02 juta penumpang setiap harinya, sementara angka volume layanan TransJakarta tercatat sekitar 727 ribu penumpang per hari, dan moda transportasi MRT Jakarta mencatatkan rata-rata harian sekitar 145 ribu penumpang per hari.