Per 5 Oktober 2026, kata Amran, tercatat sebanyak 121.984 debitur KUR di Aceh, 44.049 debitur di Sumut, dan 27.670 debitur di Sumbar. Data tersebut menunjukkan masyarakat mulai kembali mengakses pembiayaan untuk menjalankan dan mengembangkan kegiatan usahanya.

"Ini menandakan bahwa program yang sudah bergerak, masyarakat sudah mulai bangkit kembali dalam perekonomian," ujarnya.

Selain perdagangan dan pembiayaan, aktivitas UMKM juga terus bergerak. Hingga 26 Agustus 2026, tercatat sebanyak 40.634.395 transaksi UMKM melalui perdagangan elektronik.

Pemulihan ekonomi masyarakat juga didukung melalui penyaluran bantuan. Penyaluran tersebut terus dikawal untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama proses pemulihan pascabencana.