Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Syuibun Anwar mengatakan pemerintah daerah berterima kasih kepada Satgas PRR atas kepedulian terhadap masyarakat setempat.
βBantuan yang diberikan ini dapat meringankan beban pemerintah daerah,β ujarnya.
Pemerintah daerah terus memperbaiki tanggul yang rusak untuk mengurangi dampak luapan Sungai Tamiang. Penanganan tanggul menjadi bagian penting melindungi permukiman sekaligus memberikan rasa aman masyarakat menghadapi hujan berikutnya.
Satgas PRR Pascabencana Sumatera juga bergerak cepat merespons dampak banjir susulan di Desa Lumut dan Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah dengan menerjunkan tim monitoring dan evaluasi khusus.
Bantuan dari Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian senilai Rp35 juta itu disalurkan melalui Ketua Tim Monev Khusus Aceh Tengah Kolonel Laut Daniel Setiawan kepada 99 keluarga terdampak di dua desa tersebut, Rabu.
βAgenda hari ini yang pertama dan terpenting adalah memberikan tali asih. Ini merupakan bentuk perhatian Bapak Menteri Dalam Negeri sebagai kasatgas atas banjir susulan,β katanya.
Selain bantuan berbentuk kebutuhan pokok, warga terdampak juga menerima bantuan alat masak.
Banjir susulan terjadi setelah hujan terus-menerus di Kecamatan Linge beberapa hari terakhir. Dampak terberat dialami warga Reje Payung setelah luapan Sungai Jambo Aye memutus Jembatan Gantung Garuda yang menjadi satu-satunya akses menuju kampung tersebut.