Setibanya di Desa Kare, ambulans yang mengangkut peti jenazah Taruno langsung menuju Masjid Baitul Muttaqin. Jenazah Taruno kemudian disholatkan di masjid tersebut dan kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum Dusun Seweru, Desa Kare.

Dalam kesehariannya, Taruno bekerja sebagai guru SD di desa setempat. Di tengah kebutuhan ekonomi keluarga, ia menjalankan bisnis tambahan dengan berdagang komoditas sayur ke Kalimantan setelah mendapat ajakan dari kawan lamanya.

Taruno meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Kini keluarga masih menunggu kabar tentang Tihwin, yang hingga kini masih dalam proses pencarian tim SAR.