NADIKABAR.COM — Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan satu korban banjir bandang di Solok, Sumatera Barat (Sumbar) dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa siang sekitar pukul 13.30 WIB.

"Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan beserta masyarakat di aliran sungai dalam keadaan meninggal dunia," kata Kepala SAR Padang Abdul Malik di Padang.

Ia menyebutkan, korban ditemukan di aliran Sungai Koto Gaek yang berbatasan dengan daerah Jawi-jawi, Kabupaten Solok.

"Setelah ditemukan jasad korban langsung dievakuasi dari lokasi, namun demikian identitasnya belum bisa dipastikan," katanya.

Menurutnya, identitas korban nantinya akan diketahui setelah hasil pemeriksaan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri selesai.

Abdul Malik mengatakan, setelah menemukan satu korban itu, upaya pencarian korban akan terus dilanjutkan di sekitar lokasi dan titik-titik terdampak bencana yang terjadi pada Senin (21/9) malam.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh oleh Kantor SAR Padang, jumlah korban yang dilaporkan hilang usai banjir menerjang adalah sebanyak dua orang.

Pencarian terhadap korban melibatkan sekitar 600 orang yang merupakan gabungan personel dari berbagai instansi serta dibantu warga setempat.

Bencana itu dilaporkan juga memutus akses Kota Padang dengan Kabupaten Solok, karena material banjir berupa longsoran berupa pasir, batu, dan lumpur menimpa jalan.

Bupati Solok Jon Firman Pandu pada tempat terpisah menerangkan sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka terdampak oleh bencana.