Perbedaan jumlah tersebut merupakan bagian dari perkembangan pendataan warga terdampak yang masih berlangsung.

BPBD Kabupaten Solok sebelumnya juga mencatat 11 kantor pemerintahan terdampak, serta 21 mobil dan tujuh sepeda motor mengalami kerusakan akibat banjir bandang.

Selain itu, banjir bandang menyebabkan akses jalan dan sejumlah fasilitas di sekitar kompleks pemerintahan Kabupaten Solok terdampak material lumpur dan kayu.

Tim gabungan masih melakukan pencarian korban, evakuasi, pembersihan material, serta pendataan dampak bencana.