NADIKABAR.COM — Piter Fernando (36), teknisi gas elpiji PT Energi Alam Utama asal Porong, Sidoarjo, tewas saat dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung. Kematian Piter menambah korban jiwa akibat ledakan di SPPG Mojokerto Puri Medali menjadi 2 orang.
Pengacara SPPG Mojokerto Puri Medali, Moch Gati membenarkan kematian Piter. Sehingga korban jiwa akibat ledakan di dapur MBG ini menjadi 2 orang. Keduanya merupakan teknisi gas elpiji dari PT Energi Alam Utama.
"Waktu pendampingan itulah saya baru tahu kalau namanya Pak Piter itu meninggal. Sehingga yang meninggal dua orang," terangnya ketika dikonfirmasi NadiKabar, Rabu (2/9/2026).
Ledakan di SPPG Mojokerto Puri Medali mengakibatkan 3 orang mengalami luka bakar serius. Ketiganya teknisi PT Energi Alam Utama, perusahaan yang biasa menyuplai gas elpiji ke dapur MBG tersebut.
Yaitu Piter Fernando (36), asal Porong, Sidoarjo mengalami luka bakar sekitar 63%, Kwin Lan (48), warga Dusun Clangap, Desa Mlirip, Jetis, Mojokerto luka bakar sekitar 45%, serta Edi Suyanto (55), warga Dusun Kalijaring, Desa Mlirip, Jetis, Mojokerto luka bakar sekitar 90%.
Edi yang juga pemilik PT Energi Alam Utama, meninggal di RSUD dr Soetomo, Surabaya pada Kamis (20/8) sekitar pukul 05.00 WIB. Hari itu pula jenazahnya dikebumikan di Makam Dusun Kalijaring.
Sedangkan Piter, sempat dirawat di RSI Sakinah, Sooko, Mojokerto. Teknisi gas asal Porong, Sidoarjo ini dirujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung pada Jumat (14/8). Piter juga akhirnya meninggal saat dirawat di rumah sakit pelat merah tersebut.
Kasi Instalasi Humas RSUD Dr Iskak Tulungagung, Nurul Candra membenarkan Piter mulai dirawat pada 14 Agustus 2026. Piter menghembuskan napas terakhir pada 22 Agustus lalu.
"Meninggalnya tanggal 22 Agustus 2026," tandasnya.
Sebelumnya, ledakan hebat terjadi di SPPG Mojokerto Puri Medali pada Kamis (13/8) sekitar pukul 21.00 WIB. Kerasnya ledakan mengakibatkan atap 4 ruangan ambruk. Yaitu atap ruangan pemorsian, ruangan omprengan, kantor, serta ruang rapat.
Tidak hanya itu, ledakan juga disusul kebakaran besar di SPPG Mojokerto Puri Medali. Api membakar bagian atas ruang pemorsian dan ruang omprengan. Sedikitnya 2 truk PMK dikerahkan ke lokasi. Sehingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB.
Akibat ledakan ini, 3 teknisi gas dari PT Energi Alam Utama menderita luka bakar serius. Edi luka bakar 90%, Piter sekitar 63% dan Kwin Lan sekitar 45%. Ditambah 2 relawan SPPG yang kepalanya terluka karena tertimpa plafon yang runtuh.
SPPG Mojokerto Puri Medali Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group terletak di Dusun/Desa Medali, Kecamatan Puri, Mojokerto. SPPG milik BPL, warga Desa Karangkedawang, Sooko, Mojokerto ini menyediakan 3.700 porsi MBG per hari. Pasca ledakan, penyediaan MBG dilimpahkan ke SPPG di sekitarnya.