Perang Yaman meletus pada tahun 2014 ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa dari pemerintah yang didukung Saudi, sebelum kemudian menguasai wilayah yang luas di bagian utara negara itu.

Meskipun mendapat dukungan Saudi, pasukan pemerintah Yaman belum mampu memukul mundur serangan terbaru Houthi.

Kendati demikian, juru bicara Houthi, Yahya Saree, melaporkan pada hari Sabtu bahwa angkatan udara Saudi melancarkan 27 serangan yang menyasar provinsi Taiz, Marib, Saada, Amran, Ibb, dan Hajjah.