NADIKABAR.COM — Sekira 64 persen anak prasekolah di Sri Lanka menghabiskan lebih dari 30 menit per hari menggunakan ponsel, tablet, atau komputer, demikian diumumkan Sekretaris Kementerian Kesehatan Anil Jasinghe, Kamis.

Menurut Jasinghe angka tersebut melampaui batas screen time yang disarankan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni agar anak-anak usia dini menghabiskan waktu kurang dari 30 menit sehari di depan layar digital.

Sebuah survei yang dilakukan kementerian tersebut juga menemukan bahwa sekira 43 persen anak makan sambil menatap layar.