NADIKABAR.COM — Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat mengubah metode pengangkutan lumpur sedimen hasil pengerukan kali secara bertahap sebagai upaya mencegah banjir.

Kasudin SDA Jakbar Mustajab mengatakan, sebelumnya, pengangkutan sedimen dilakukan simultan di beberapa titik pengerukan.

"Sekarang kita sudah ubah metodenya. Jadi pengangkutan itu kita lakukan dengan armada penuh di satu titik pengerukan, baru kemudian pindah ke titik lain," kata Mustajab saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.