Ia menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir, SDN Setono kesulitan memperoleh murid baru. Bahkan, calon siswa yang sempat mendaftar akhirnya memilih pindah karena jumlah teman sekelas sangat sedikit.

"Dari dulu kelas 1, 2, 3 itu tidak ada siswanya. Kadang ada yang daftar cuma satu atau dua anak, lalu akhirnya pindah," katanya, Kamis (20/8/2026).

Enam siswa yang masih tersisa kini dipindahkan ke sekolah negeri terdekat. Dua siswa melanjutkan pendidikan di SDN 1 Japan, sedangkan empat lainnya pindah ke SDN 1 Singosaren.