NADIKABAR.COM — Selama ini, sejarah masuknya Islam di Tanah Jawa kerap dikaitkan dengan jasa para Wali Songo pada abad ke-15 hingga ke-16 Masehi. Sembilan tokoh ulama tersebut memang berjasa besar atas penyebaran Islam di Tanah Jawa. Namun, apabila ditilik dari kacamata arkeologi dan historiografi Islam di Nusantara, keberadaan umat Islam di Tanah Jawa telah ada jauh sebelum era dakwah para Wali Songo.

Sejumlah temuan sejarah berupa batu nisan bertuliskan huruf kufi dan catatan perjalanan seorang petualang China Muslim menjadi bukti bahwa kelompok muslim telah terbentuk mulai dari abad ke-11, abad ke-14, hingga awal abad ke-15 Masehi.

Bukti tertua mengenai eksistensi Muslim di Tanah Jawa tertoreh pada penemuan sebuah nisan kuno di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Mengutip dari buku Sejarah Islam di Jawa: Menelusuri Genealogi Islam di Jawa oleh Kamil Hamid Baidawi, J.P. Moquette berpendapat Islam telah hadir di Jawa setidaknya sejak tahun 1082 M yang didasarkan pada pembacaan inskripsi batu nisan. Keseluruhan karakter huruf di batu nisan tersebut adalah huruf kufi yang mencantumkan nama Fatimah binti Maimun dan tarikh wafat tahun 475 H atau bertepatan dengan 1082 Masehi.