Hingga sebulan setelah kejadian, belum ada informasi mengenai lokasi terakhir maupun keberadaan kapal tersebut. Kantor SAR Mataram sebelumnya juga telah menginformasikan kepada kapal-kapal yang berlayar agar melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan objek yang berkaitan dengan KMP Putri Yasmin. Namun, belum ada laporan yang diterima hingga saat ini.

Berdasarkan manifes resmi, KMP Putri Yasmin mengangkut 131 orang. Rinciannya, 114 penumpang dan 17 awak kapal, termasuk nakhoda.

Empat orang yang masih hilang seluruhnya merupakan penumpang. Sementara 17 awak kapal, termasuk nakhoda, berhasil selamat dari tragedi tersebut.

Dengan demikian, keberadaan empat penumpang masih menjadi tanda tanya setelah sebulan tragedi berlalu. Begitu pula dengan KMP Putri Yasmin yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Seperti diketahui, KMP Putri Yasmin dilaporkan mengalami kebakaran saat melintas di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, pada Rabu (12/8) dini hari. Informasi insiden itu diterima Kantor SAR Mataram dari Nakhoda Rescue Boat (RB) 220 Mataram, Nurdin, pukul 04.39 Wita.

Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda, mengatakan peristiwa kebakaran kapal berdasarkan laporan awal diperkirakan terjadi pukul 04.15 Wita.