"Drama thriller pertama saya sekaligus proyek yang paling menantang dengan adegan-adegan paling kompleks yang saya jalani. Saya tak sabar untuk berbagi kisah ini," timpalnya.
Daya tarik nama Ravi rupanya menjadi magnet utama bagi Sha Ine Febriyanti bergabung. Saking percayanya, aktris teater kawakan itu mengaku langsung menerima tawaran tersebut nyaris tanpa pikir panjang.
"Saya justru belum baca naskahnya, tapi Ravi termasuk dalam daftar sutradara idaman saya. Jadi ketika saya ditawari peran ini saya tidak berpikir panjang untuk bilang 'ya'. Dan ternyata naskahnya memang sangat menantang," beber Ine.
Tantangan itu, kata Ine, benar-benar nyata. Karakter Parni menuntut rentang transformasi fisik dan batin yang cukup ekstrem.
"Ada fase ketika dia bahagia, lalu ada fase dia mengalami depresi berat setelah kembali berhadapan dengan trauma masa lalunya. Parni adalah karakter yang lengkap. Dia punya rasa rapuh, takut, tapi dia juga sangat berani," paparnya.
Demi menyelami masa lalu karakternya yang kental dengan isu kekerasan dan gelapnya dunia prostitusi, Ine bersama lawan mainnya, Ruth Marini, sampai blusukan ke lokalisasi dan menghabiskan empat jam di sana.