NADIKABAR.COM — Nama Lisman Puja Kesuma, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY ramai disorot karena masuk desil 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Lisman menduga, namanya masuk desil 4 karena data belum diperbarui.

"Mungkin saja ini data saya yang didapat ini data sebelum saya menjadi anggota dewan. Jadi mungkin datanya itu belum ter-update," katanya saat dihubungi detikJogja, Selasa (8/9/2026).

Lisman mengaku, meski namanya masuk desil 4 DTSEN, ia tak pernah menerima bantuan sosial (bansos) atau mendaftarkan diri. Ia sendiri baru mengetahui masuk desil 4 DTSEN setelah dikabari stafnya.

"Ya ceritanya saya diberi tahu sama staf saya. Saya masuk kategori desil 4. Sementara saya tidak pernah mendaftarkan diri sebagai penerima bansos ataupun menerima bansos, sama sekali tidak pernah menerima. Makanya ketika data saya masuk ke desil 4 itu saya agak terkejut, kaget," tutur Lisman.

Diketahui, masyarakat yang masuk desil 4 DTSEN dianggap belum sejahtera. Karenanya, mereka menjadi prioritas penyaluran bansos, seperti PKH dan Program Sembako.

Penentuan desil sendiri mempertimbangkan banyak aspek. Di antaranya, sebagaimana keterangan di laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS), adalah gaji, kepemilikan aset, daya listrik, pendidikan anggota keluarga, dan kondisi rumah.