NADIKABAR.COM β€” Jared Genser adalah salah satu pengacara hak asasi manusia (HAM) internasional yang paling diakui dunia, sedangkan Lanny J. Davis adalah penasihat mantan Presiden George W. Bush dan Bill Clinton. Keduanya bergabung dengan tim hukum dan advokasi pengusaha Kamboja Yim Leak, dan menentang apa yang mereka sebut sebagai kampanye pencemaran nama baik yang terkoordinasi di Thailand.

WASHINGTON--(BUSINESS WIRE)-- Pengacara HAM internasional Jared Genser dan Lanny J. Davis memiliki hubungan dekat dengan dua mantan presiden A.S. dan terkenal di seluruh dunia dalam membela orang-orang yang diserang dengan kebohongan dan fitnah, serta memulihkan kerusakan yang ditimbulkan terhadap reputasi mereka. Kedua pengacara ini bergabung dengan tim hukum dan advokasi yang mendukung pengusaha Kamboja Yim Leak. Demikian diumumkan hari ini oleh Seiden Law LLP, yang bertindak sebagai penasihat hukum utama Yim Leak di tingkat global. Langkah pertama mereka adalah meminta pertanggungjawaban pemerintah Thailand dan menilai bahwa tindakan pemerintah merupakan keterlibatan atau kesengajaan yang menutup mata pada kampanye fitnah yang terus dilakukan terhadap Yim.

Genser adalah Managing Director di Perseus Strategies, sebuah firma hukum internasional. Selama lebih dari dua puluh tahun, beliau menjadi penasihat hukum pro bono bagi lima penerima Hadiah Nobel Perdamaian. The New York Times menjulukinya sebagai β€œThe Extractor” atas kiprahnya dalam membebaskan para tahanan politik di seluruh dunia.

Genser memutuskan mendukung tim Yim Leak ketika aset senilai lebih dari 20 miliar baht (lebih dari AS$600 juta) milik pengusaha tersebut dibekukan terkait satu transaksi penukaran mata uang senilai AS$150.000. Menurut tim penasihat hukumnya, masalah ini telah disalahartikan dalam pemberitaan media Thailand.