Dia menyebut sejumlah nama yang terindikasi tersebut tidak ditemukan saat polisi melakukan pengecekan bersama Bhabinkamtibmas di wilayah yang tercantum dalam identitas mereka.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan jajaran Polsek untuk menelusuri keberadaan orang-orang tersebut, termasuk menghubungi daerah asal sesuai data kependudukan. Dari penelusuran sementara, alamat yang muncul di antaranya berada di Sumatera Selatan dan Jawa Tengah.