Pada 2025, ketiga negara menerima 31,3 juta wisatawan mancanegara, naik 10,2% dibandingkan 2024. Sebanyak 3,2 juta di antaranya merupakan wisatawan yang bepergian di tim redaksi Vietnam, Laos, dan Kamboja.

Pendapatan pariwisata ketiga negara mendekati USD 45,6 miliar (Rp 809,74 triliun). Dan untuk mewujudkan program tersebut, rencana aksi 2026-2028 mencakup enam bidang.

Di antaranya pengembangan paket wisata bersama, promosi dan pemasaran, konektivitas transportasi, pengembangan kuliner, wisata berkelanjutan berbasis masyarakat, serta peningkatan kerja sama dengan pelaku usaha dan mitra internasional. Dilanjut konferensi menteri berikutnya akan digelar di Laos pada 2027.