"Persoalannya belum apa-apa kita semuanya sudah takut. Takut nggak laku, takut rugi, takut ditolak. Itu yang membuat bapak ibu sulit naik kelas, ya pikiran bapak ibu sendiri," katanya.

Ia pun mengajak pelaku UMKM untuk terus membangun pola pikir positif dan memiliki visi yang jelas dalam menjalankan bisnis. Menurutnya, visi merupakan bagian penting dalam menentukan arah dan keberhasilan sebuah usaha.

Herman juga mengingatkan pentingnya konsistensi dengan peribahasa Sunda "cikaracak ninggang batu, laun-laun jadi legok". Artinya, sesuatu yang dilakukan secara terus-menerus pada akhirnya akan menghasilkan perubahan.

"Walaupun batu keras dan air itu hanya setetes, tapi terus-terusan, sudah akan jadi legok. Mun keyeng tangtu pareng, kata leluhur," ucapnya.

Herman menambahkan pelaku UMKM tidak boleh mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Menurutnya, keberhasilan dalam bisnis membutuhkan proses, keberanian untuk mencoba kembali, serta pengulangan secara konsisten.