NADIKABAR.COM — Di Paris, pihak Kemendagri Prancis memperkirakan jumlah pengunjuk rasa mencapai 70.000 orang per pukul 17.00 waktu setempat (23.00 WIB).
Namun, serikat dan asosiasi pemuda yang mewakili siswa sekolah menengah atas dan mahasiswa memperkirakan jumlah peserta aksi di seantero negeri mencapai hampir 500.000 orang, termasuk 200.000 orang di Paris. Aksi unjuk rasa tersebut mengganggu layanan transportasi umum. Operator transportasi umum Paris, RATP, mengumumkan melalui situs webnya bahwa lebih dari 40 stasiun metro ditutup pada Sabtu. Meskipun sebagian besar demonstrasi berlangsung damai, upaya pembubaran pengunjuk rasa memicu ketegangan di beberapa kota.