Bambang menambahkan perjumpaan berbagai komunitas dalam kegiatan seperti Tawur Agung Manca Wali Krama memperlihatkan kekuatan Indonesia sebagai bangsa yang memiliki beragam jenis tradisi. Keragaman tersebut dinilai tetap dapat membangun ruang kehidupan bersama yang harmonis melalui perjumpaan dan penghormatan terhadap perbedaan.

Pertemuan dengan para tetua dan tokoh masyarakat juga turut menjadi kesempatan penting bagi Kementerian Kebudayaan untuk mendengar langsung pandangan mereka mengenai keberlanjutan tradisi, pewarisan pengetahuan antargenerasi, serta tantangan menjaga ruang-ruang kebudayaan di tengah perubahan zaman.

Kementerian Kebudayaan memandang masyarakat dan komunitas sebagai pelaku utama pemajuan kebudayaan dengan negara yang berperan untuk memperkuat ekosistem kebudayaan.