Mengenai Ukraina, Guterres mengatakan perang Rusia telah membuat sebuah negara berdaulat mengalami perang brutal yang secara terang-terangan melanggar Piagam PBB.

Terkait konflik di Sudan, ia menggambarkannya sebagai perang terhadap warga sipil, dengan menyoroti pengungsian massal, kelaparan, serangan terhadap rumah sakit dan rumah warga, kekerasan seksual, serta serangan yang didorong oleh faktor etnis.

Sekjen PBB juga mengatakan krisis di Myanmar berisiko luput dari perhatian dunia.

Selanjutnya, ia menyerukan reformasi Dewan Keamanan PBB dengan mengatakan, β€œDewan Keamanan abad ke-21 tanpa kursi permanen bagi Afrika adalah tidak adil dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.”

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan