NADIKABAR.COM — Siswa sekolah di Filipina mengikuti latihan menghadapi penembak aktif setelah dua insiden mematikan. Mereka berlatih berlindung, barikade kelas hingga evakuasi.
Filipina - Siswa sekolah di Filipina mengikuti latihan menghadapi penembak aktif setelah dua insiden mematikan. Mereka berlatih berlindung, barikade kelas hingga evakuasi.
Sejumlah siswa berjongkok di bawah meja saat mengikuti latihan kesiapsiagaan menghadapi penembak aktif di sebuah sekolah di Filipina, Kamis (3/9/2026). REUTERS/Eloisa Lopez
Siswa menggunakan kursi dan meja untuk membarikade pintu kelas dalam simulasi serangan bersenjata. Latihan digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan di lingkungan sekolah. REUTERS/Eloisa Lopez
Latihan kesiapsiagaan digelar beberapa bulan setelah penembakan di sebuah sekolah menengah negeri di Tacloban pada Juni 2026 yang menewaskan sedikitnya tiga siswa. REUTERS/Eloisa Lopez
Para siswa berlindung di dalam kelas saat alarm dibunyikan dalam latihan menghadapi penembak aktif yang digelar serentak di sejumlah sekolah negeri Filipina. REUTERS/Eloisa Lopez
Petugas kepolisian menyisir lorong sekolah dalam simulasi serangan bersenjata sebelum siswa dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. REUTERS/Eloisa Lopez
Siswa mengikuti prosedur evakuasi dalam latihan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat di sekolah. Simulasi mencakup respons siswa, guru, staf, dan petugas keamanan. REUTERS/Eloisa Lopez
Tim tanggap darurat melakukan simulasi evakuasi korban dalam latihan penembak aktif di sekolah Filipina. Petugas juga berlatih mengangkut korban menggunakan ambulans. REUTERS/Eloisa Lopez
Latihan penembak aktif menjadi bagian dari upaya sekolah di Filipina mengevaluasi prosedur tanggap darurat sekaligus memperkuat keselamatan siswa dan tenaga pendidik. REUTERS/Eloisa Lopez