Beragam latar belakang dan persoalan sosial yang ditemukan pada peserta didik turut menjadi perhatian. Hal ini, menurut Agus Jabo, menunjukkan pentingnya pendekatan secara menyeluruh. Saat awal masuk sekolah, misalnya, didapati sebagian anak memiliki persoalan kesehatan seperti berat badan yang kurang ideal, masalah gigi dan telinga, hingga anemia.

"Kemensos melalui sentra-sentra sosial melakukan pendampingan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta layanan yang sesuai sehingga kondisi anak-anak tersebut mengalami perubahan positif," ujarnya.

Oleh karena itu, katanya, penyelenggaraan Sekolah Rakyat membutuhkan tata kelola, kurikulum, serta sumber daya manusia (SDM) yang memahami latar belakang para siswa. Guru dan tenaga kependidikan (tendik) perlu mengetahui bahwa murid-murid berasal dari berbagai latar belakang keluarga yang menghadapi persoalan ekonomi dan sosial.