NADIKABAR.COM — Pemerintah Indonesia terus berupaya menghadirkan kemudahan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Berbagai inovasi dilakukan, salah satunya melalui program Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Kementerian Sosial (Kemensos) menyebutkan bahwa saat ini lebih dari 44 ribu anak dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA, kembali mendapatkan akses pendidikan gratis dan berkualitas melalui program Sekolah Rakyat.
"Pemerintah memastikan lebih dari 44 ribu anak dari keluarga miskin jenjang SD, SMP, hingga SMA kembali mendapat akses pendidikan berkualitas secara gratis, sehingga kemiskinan orang tua tidak lagi menjadi penghalang masa depan anak," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial RI, Devi Deliani, beberapa waktu lalu.
Sekolah Rakyat kini telah menjangkau 182 titik, meningkat dari 166 titik dengan lebih dari 14.700 peserta didik pada tahun pertama pelaksanaannya.
Pada 2026, sebanyak 93 gedung Sekolah Rakyat permanen telah rampung dibangun dan mulai beroperasi secara bertahap pada pertengahan Juli hingga awal September. Kehadiran gedung-gedung tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dengan fasilitas yang memadai bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.