NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut pemilu presiden (pilpres) Brasil telah "dicurangi" atau "korup" setelah sekutu sayap kanannya, Flavio Bolsonaro, kalah dramatis dari kandidat petahana, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva.
Trump tidak memberikan bukti apa pun untuk mendukung klaimnya tersebut.
Flavio, anak mantan Presiden Jair Bolsonaro sekutu Trump, telah menyerukan pembatalan hasil pilpres tersebut. Kemenangan dramatis Lula da Silva di putaran kedua, setelah kalah dari Flavio di putaran pertama pada awal Oktober lalu, membuat Trump kehilangan sekutu politik yang diharapkan di Amerika Selatan.
Saat berbicara kepada wartawan dalam perjalanan ke lokasi kampanye pemilu sela di Mississippi, seperti dilansir AFP dan Anadolu Agency, Selasa (27/10/2026), Trump ditanya apakah menurutnya pilpres Brasil berlangsung adil.