Sebagaimana diketahui, hubungan AS dan Iran masih memanas. Ketidakpastian mengenai arah konflik juga memicu kekhawatiran negara-negara di kawasan Teluk. Dalam forum keamanan Manama Dialogue di Bahrain, penasihat Presiden Uni Emirat Arab, Anwar Gargash, menilai posisi Washington dan Teheran masih sangat berjauhan.

Ia memperingatkan bahwa jika kedua pihak gagal menjembatani perbedaan tersebut, risiko eskalasi konflik akan semakin besar. Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, juga memperingatkan bahwa eskalasi berikutnya dapat membawa dampak yang lebih besar dan merusak kawasan.

Di tengah situasi tersebut, China berupaya mendorong penyelesaian lewat jalur diplomasi. Kementerian Luar Negeri China mengatakan akan mengirim utusan khusus ke Iran, Oman, dan Arab Saudi pada awal hingga pertengahan November untuk membahas perkembangan situasi regional.