NADIKABAR.COM — Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran di Selat Hormuz kembali memanas. Kali ini, AS menembak kapal komersial yang berupaya menembus blokade AS terhadap Iran.

Dilansir Reuters, Minggu (8/11/2026), menurut Komando Pusat AS, kapal kargo berbendera St. Kitts tersebut mencoba meninggalkan perairan kawasan itu setelah singgah di sebuah pelabuhan Iran pada Sabtu (7/11). Sebuah pesawat AS kemudian menembakkan amunisi presisi ke bagian buritan kapal, setelah sebelumnya pasukan AS menginstruksikan awak kapal untuk meninggalkan area yang menjadi sasaran.

Melanjutkan blokade angkatan laut yang telah berlangsung selama berbulan-bulan terhadap Iran, militer AS pada hari Sabtu (7/11) juga mengumumkan pembentukan satuan tugas (task force) untuk menindak upaya Teheran.

Iran diketahui hendak memindahkan senjata canggih serta material lain yang terkena sanksi, baik melalui perbatasan darat maupun lewat Laut Kaspia.

Komando Pusat memperkirakan bahwa blokade angkatan laut yang mereka terapkan telah mencegah Iran mengekspor minyak mentah senilai lebih dari 25 miliar dolar AS.

Presiden AS Donald Trump telah melontarkan ancaman untuk melancarkan serangan baru terhadap Iran. Di sisi lain, Teheran telah mengancam akan melakukan pembalasan luas yang menyasar infrastruktur di kawasan Teluk, sehingga membuat negara-negara di wilayah tersebut merasa cemas.