Adapun para ilmuan yang tercantum dalam daftar tersebut berasal dari lima fakultas, yaitu Prof Firzan Nainu (Fakultas Farmasi), Prof Dr Dahlang Tahir (Fakultas MIPA), Prof Andi Dian Permana (Fakultas Farmasi) Prof Dr Eng Mawardi Bahri dari Fakultas MIPA.
Selanjutnya Prof Andi Dirpan (Fakultas Teknologi Pertanian) Dr Heryanto (Fakultas MIPA), Nurhasni Hasan (Fakultas Farmasi), Prof. Dr. Ir. Rohani Ambo Appe (Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan) serta Prof Dr Muhammad Alif K dari Fakultas Kehutanan.
Menurut Prof Suharman, peningkatan visibilitas akademik tersebut dapat memperluas peluang kolaborasi penelitian. Rekognisi terhadap ilmuwan Unhas pada berbagai bidang keilmuan membuka ruang yang lebih besar untuk membangun jejaring dengan peneliti dari perguruan tinggi dan lembaga riset, baik nasional maupun internasional.
“Ketika peneliti dan bidang keilmuan Unhas semakin dikenal dalam jejaring akademik global, peluang untuk membangun kolaborasi juga semakin terbuka," katanya.