NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, mulai membangun sembilan proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap II senilai Rp27,85 miliar untuk memperkuat infrastruktur dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir di enam kecamatan.
Pembangunan yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus di kawasan pesisir Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Rabu.
Bambang mengatakan program KNMP tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut.
"KNMP bukan sekadar membangun bangunan fisik. Ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah untuk memuliakan profesi nelayan, meningkatkan kesejahteraan keluarga pesisir, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut," katanya.
Ia mengatakan KNMP merupakan bagian dari kebijakan ekonomi biru pemerintah yang diarahkan untuk menjadikan sektor kelautan sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kedaulatan dan kemandirian masyarakat pesisir.
Menurut dia, program tersebut juga mendukung hilirisasi sektor kelautan dan perikanan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, termasuk melalui penguatan rantai dingin dan pengolahan hasil tangkapan nelayan.
"Ini diharapkan dapat memutus rantai jual murah hasil tangkapan nelayan dengan menerapkan sistem rantai dingin dan pengolahan produk," ujarnya.
Bambang mengatakan keberadaan KNMP juga diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui koperasi desa/kelurahan sebagai agregator pemasaran serta penyediaan sarana penunjang kegiatan nelayan.
Ia meminta masyarakat di Desa Malaju maupun penerima manfaat KNMP di wilayah lainnya agar merawat seluruh fasilitas yang dibangun dan memanfaatkannya untuk kepentingan bersama.
"Mari kita jaga kebersihan, keamanan, dan kerukunan di lingkungan ini. Jadikan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai kebanggaan kita semua," katanya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu Amiruddin mengatakan pembangunan KNMP tahap II mencakup sembilan lokasi yang tersebar di enam kecamatan.
Sembilan lokasi tersebut yakni Desa Hu'u di Kecamatan Hu'u, Desa Jambu di Kecamatan Pajo, Desa Kwangko di Kecamatan Manggelewa, Desa Malaju dan Karama di Kecamatan Kilo, Desa Soro dan Tolokalo di Kecamatan Kempo, serta Desa Pekat dan Nangamiro di Kecamatan Pekat.
"Total anggaran KNMP tahap dua sebesar Rp27,85 miliar yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan," katanya.
Ia mengatakan setiap lokasi mendapat alokasi anggaran sekitar Rp2 miliar hingga Rp3 miliar. Adapun KNMP Desa Malaju memperoleh pagu terbesar, yakni Rp7,29 miliar.
Amiruddin menjelaskan KNMP Malaju dilengkapi sejumlah sarana dan prasarana pendukung aktivitas nelayan, antara lain rumah genset, perbengkelan nelayan, fasilitas penyimpanan dingin (cold storage), dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Menurut dia, pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan sekaligus meningkatkan pengelolaan dan nilai tambah hasil perikanan masyarakat pesisir.