Berbagai inisiatif ini mempercepat transformasi AI di industri desain Taipei, serta membantu perusahaan mengefisienkan riset pada tahap awal pengembangan produk. Sarana tersebut mampu menekan biaya pengembangan tahunan sebesar 5–10% dan memangkas waktu analisis data secara manual sekitar 30%. Sejumlah perangkat strategi desain AI dan analisis data produk TDRI telah digunakan oleh lima asosiasi industri desain utama di dalam negeri, mencakup bidang desain industri, desain grafis, desain interior, dan desain interaksi. Berbagai pencapaian tersebut tidak hanya mendapat pengakuan melalui Golden Pin Design Award, namun juga berhasil diperkenalkan di Amerika Serikat, Italia, Jepang, Filipina, Indonesia, dan negara-negara lainnya.
Selain membahas empat tema utama—tren desain berbasis AI, kebijakan, pengembangan talenta, dan peluang transformasi industri—konferensi ini juga menghadirkan Lokakarya Inovasi Desain Berbasis AI. Para pakar dari negara-negara peserta seminar akan membahas bagaimana AI dapat memperkuat kemampuan inovasi UMKM, serta mengeksplorasi arah pengembangan talenta, dukungan kebijakan, dan kerja sama regional. Para peserta juga akan mengunjungi Taiwan InnoTech Expo (TIE) 2026 untuk melihat langsung kemampuan inovasi Taipei di bidang AI, semikonduktor, dan sektor teknologi lainnya.