NADIKABAR.COM — Beredar di media sosial sejumlah mobil pemadam kebakaran (damkar) berada di Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Graha Zurich. Damkar itu ternyata sedang menangani kebakaran tumpukan kayu di bangunan kosong.

Dalam video di media sosial, mobil-mobil damkar itu berada di sisi Jalan MT Haryono dekat Graha Zurich dan Masjid Jami' Maulana Hasanuddin. Suara sirene mengaung menarik perhatian para pengendara.

Lalu lintas tampak padat merayap. Dalam video, tidak terlihat jelas objek kebakaran yang ditangani damkar. Sementara itu, Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan membenarkan adanya kebakaran di lokasi. Damkar menyebutkan objek yang terbakar merupakan tumpukan kayu.

"Tiba di TKP 07.13 WIB. Objek yang terbakar tumpukan kayu di bangunan kosong," demikian keterangan resmi Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026).

Disebutkan bahwa sebanyak lima unit mobil damkar dikerahkan di lokasi. Sebanyak 20 personel bertugas menangani kebakaran.

Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah kerugian dan kronologi peristiwa tersebut.

Sementara itu, petugas TMC Korlantas, Polri Wiwik, membenarkan adanya kepadatan di sepanjang Jalan MT Haryono. Namun pihak Korlantas Polri akan memastikan terlebih dahulu apakah kepadatan itu berkaitan dengan kebakaran tersebut.

"Iya ini untuk informasi ada kepadatan di arterinya di Jalan Letjen MT Haryono, ada kepadatan tetapi kepadatan ini belum bisa dipastikan apakah benar ada kebakaran atau situasi lalin terkait kepadatan volume kendaraan," ucap Wiwik saat dihubungi pukul 08.40 WIB.

Dia mengatakan kondisi kepadatan sudah terjadi sejak pagi hari. Ia menyebutkan aktivitas perkantoran juga jadi penyebab kepadatan lalin dari arah Cawang menuju Pancoran.

"Padatnya sudah dari pagi hari tadi, karena memang aktivitas perkantoran juga," ujar dia.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jaksel Kompol Mujiyanto mengatakan kebakaran tersebut saat ini sudah padam. Lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kepadatan saat penanganan kebakaran tersebut.

"Sudah padam infonya, ada petugas pengaturan tadi," kata Mujiyanto.