Namun, korban menolak ketika hendak diantar pulang. Warga kemudian meninggalkan korban dalam posisi duduk di lokasi tersebut.
Keesokan harinya, Sabtu sekitar pukul 06.45 Wita, seorang warga kembali mendekati korban. Saat dicek, korban masih berada di tempat semula dalam kondisi tidak bergerak.
Warga kemudian mencoba memercikkan air ke wajah korban, tapi tidak mendapat respons. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.
Tim medis Puskesmas 1 Banjar kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya ditemukan luka lecet yang diduga akibat terjatuh.