Untuk diketahui, tiga orang menjadi korban dalam insiden kapal terbalik tersebut. Satu orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan dua lainnya dilaporkan hilang hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Dalam operasi pencarian, tim SAR gabungan membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menyisir pantai dari lokasi kapal terbalik ke arah timur dan barat sejauh empat kilometer. Sementara itu, SRU 2 melakukan pencarian di laut menggunakan perahu nelayan.

Operasi SAR gabungan melibatkan Basarnas Kantor SAR Bandung, TNI, Polri, BPBD, Tagana, PMI, perangkat desa, nelayan setempat, keluarga korban, serta unsur SAR gabungan lainnya.