NADIKABAR.COM — Balita korban kebakaran di Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, yang sempat dirawat di rumah sakit, Arkana (4) meninggal dunia. Korban meninggal dini hari tadi usai sempat menjalani operasi. Sebelumnya, adik korban, Nail (6 bulan) meninggal, Kamis (27/8).

Kabid Penanganan dan Operasional Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan korban meninggal sekitar pukul 03.55 WIB.

"Beliau Arkana, kakaknya, meninggal pukul 03.55 WIB. Untuk pemakamannya sudah dilaksanakan tadi pagi," kata Tantri melalui pesan singkat kepada NadiKabar, Minggu (30/8/2026).

Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky, mengatakan hal senada. Ia menyebut, korban dimakamkan sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi.

"Arkana meninggal di rumah sakit. Saya dapat informasi dari Bu Camat tadi, terus langsung dimakamkan jam 09.00 tadi WIB," jelasnya.

"Kalau ART-nya masih dirawat. Masih dirawat. Yang punya rumah setelah ada kabar kebakaran langsung pulang," lanjutnya.

Saat ini, pihak kepolisian pun masih mendalami penyebab kebakaran yang mengakibatkan tiga orang terluka, Kamis (27/8).

"Kita nunggu dari Labfor juga. Kalau saya melihat nggak ada barang-barang kayu, ya kayaknya dari kompor. Tapi nanti nunggu lihat dari Labfor bagaimana hasilnya," ungkap Hengky.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda rumah di Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (27/7) siang. Akibatnya, tiga penghuni rumah mengalami luka bakar, termasuk dua balita.

Salah satu korban dinyatakan meninggal dunia usai menjalani perawatan sekira pukul 19.20 WIB, Kamis (27/8). Kemudian balita Arkana (4) menjalani perawatan karena luka bakar serius. Sementara seorang asisten rumah tangga (ART) Nurjannah juga mengalami luka bakar ringan.

Lihat juga Video 'Pilu Kakak Beradik Tewas Terbakar dalam Rumah di Mesuji':