"Dananya dari APBN. Totalnya, kalau 200 juta penduduk kan berarti kira-kira 600 juta, atau sekitar Rp 11 T lah," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Airlangga belum memastikan apakah anggaran program tersebut akan dialokasikan dalam APBN tahun ini. Dia mengatakan pemerintah masih perlu membahas lebih lanjut kebutuhan anggarannya.