Menurutnya, dampak kekeringan saat kemarau sangat dirasakan petani. Hasil komoditas pangan banyak yang mati. Situasi ini juga membuat harga pangan naik.
"Itu lombok sampai mi Rp 95 ribu satu kilo, karena na bilang petani banyak sekali mati lomboknya," jelasnya.
Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Amhar Ulfiana mengatakan hujan mengguyur sejumlah wilayah di Luwu Raya. Hujan turun sejak Jumat (4/9) meski tidak merata.
"Pagi ini ada hujan di sebagian wilayah Luwu, Luwu Utara. Masih ada beberapa wilayah yang ada hujan, walaupun hujannya tidak merata. Misalnya kemarin (4 September) ada hujan di wilayah Luwu Utara, Luwu Timur," ujar Amhar kepada NadiKabar, Sabtu (5/9/2026).
Secara umum, kata dia, Sulsel memiliki tipe musim yang berbeda-beda. BMKG membaginya menjadi 24 zona musim.