Setelah itu, keduanya terlibat duel untuk memperebutkan posisi terdepan. Bezzecchi merasa punya kecepatan untuk bersaing meraih kemenangan, tetapi insiden tersebut mengakhiri peluangnya.

"Setelah itu, kami memulai pertarungan yang sangat bagus. Kecepatan saya cukup baik untuk mencoba bersaing memperebutkan kemenangan. Saya harus mengambil risiko dan melakukan segalanya untuk mendapatkan hasil bagus. Sayangnya, hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Kami akan mencoba lagi besok," katanya.

Marquez akhirnya memenangi sprint race MotoGP Qatar. Fabio Di Giannantonio finis kedua setelah menyalip Jorge Martin pada lap terakhir, sedangkan Martin harus puas di posisi ketiga.

Hasil tersebut memperberat peluang Bezzecchi dalam perburuan gelar juara dunia. Ia kini tertinggal 79 poin dari Marquez yang mengoleksi 411 poin, sementara Bezzecchi mengantongi 332 poin.

Balapan utama MotoGP Qatar pada Minggu (8/11) malam WIB menjadi kesempatan Bezzecchi untuk memangkas selisih tersebut. Sebab, setelah seri Qatar, hanya tersisa dua seri di Portimao dan Valencia dengan total maksimal 74 poin yang masih bisa diperebutkan.