NADIKABAR.COM — Di bawah pohon beringin, terpampang sebuah kolam berukuran sekitar 5x5 meter. Sejumlah wisatawan mulai menukar pakaian untuk berendam diri. Suhu udaranya terasa hangat diiringi kicauan burung.

Pasangan turis asing asal Korea Selatan terlihat saling merangkul dan bergegas ke tepian kolam. Turis pria lalu mencoba menurunkan kakinya dari atas tepian ke dalam kolam.

Ia tampak mengangguk-angguk kepalanya sembari bercerita dengan seorang pria pemandu wisata. Tak berselang lama, ia perlahan-lahan masuk ke kolam untuk berendam.

Sementara turis perempuan berjalan mengelilingi area kolam sembari memotret dirinya. Mereka sangat menikmati sensasi pemandian di Air Panas So'a, Desa Mengeruda, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu.

Salah satu pemandu wisata, Mesak Tefbana, menuturkan turis-turis itu merasa terpukau saat beredam diri di kolam Air Panas So'a. "Mereka bilang sangat luar biasa karena air suhu airnya panas. Mereka sangat senang," tutur pria asal Kabupaten Sikka, NTT, itu, saat ditemui di lokasi, Rabu (9/9/2026).

Menurut Mesak, selama menjadi pemandu wisata sejak tahun 90-an, banyak turis Asing yang memilih Air Panas So'a menjadi tujuan wisata. Turis Asing itu kebanyakan berasal dari Prancis, Belanda, Korea Selatan, China dan sebagainya.

"Biasanya saya arahkan datang ke sini jam 5 sore saja supaya bisa menikmati sensasinya," kata Mesak.

NadiKabar sempat berendam diri di lokasi tersebut sekitar 30 menit. Suhu panasnya sekitar 40-an derajat celcius. Hal ini menjadi sensasi tersendiri. Kolam itu, dipenuhi batu berukuran sedang hingga besar di bagian dasarnya. Kedalaman air sekitar 90-100 sentimeter.

Air Panas So'a diyakini bisa menyembuhkan penyakit kulit seperti kurap dan kudis. Selain itu, bisa menyegarkan tubuh setelah mandi. Wisata tersebut sangat strategis karena bisa ditempuh sekitar lima menit dari Bandara So'a.

Bila dari arah Bajawa, Ibu Kota Ngada, perjalanan ke wisata ini ditempuh sekitar 40-50 menit. Sebaliknya, dari arah Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, diperkirakan perjalanan memakan waktu lebih dari satu jam.

Saat dikunjungi pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 14.20 Wita, tempat wisata ini sepi dan tak ada pengunjung. NadiKabar kemudian menyusuri sekitaran lokasi untuk melihat dan menikmati suasanannya.

Air Panas So'a terdapat dua kolam, salah satunya berada tepat di bawah pohon beringin. Ini sebagai kolam utama karena berada di sumber mata air panasnya. Kolam utama ini terdapat dua aliran air.

Satu aliran ditata dan dialirkan menuju kolam kedua yang letaknya sekitar 20 meter. Kolam tersebut lebih luas dari kolam utama. Terlihat semburan air keluar dari dua titik yang berada di tepian kolam kedua itu. Namun, lokasi ini tak banyak diminati karena dipenuhi dedaunan kering yang gugur dari pepohonan di sekitarnya.

Sedangkan satu alirannya menuju ke sebuah kali kecil. Lokasi ini juga banyak diminati pengunjung karena suhu airnya pas-pasan, tak seperti kedua kolam yang ditata itu. Terdapat ruangan ganti, toilet, tempat duduk, dan tempat bermain khusus anak-anak. Fasilitas ini sebagai penunjang utama kala berwisata ke Air Panas So'a.

Salah satu penjaga Wisata Air Panas So'a, Yoseph Marianus Leotena (25), menjelaskan daya tarik di lokasi tersebut adalah air panasnya. Hal itu membuat wisatawan kerap mengunjungi untuk berendam diri.

"Wisatawan mancanegera yang paling banyak itu dari Prancis. Kemudian ada juga wisatawan lokal," ujar pria yang akrab disapa Yoman saat ditemui, Jumat.

Menurut Yoman, tarif masuk ke wisata tersebut, khusus wisatawan mancanegara dipatok Rp 20.000 dan anak Rp 10.000. Sedangkan, wisatawan domestik cuman Rp 10.000 dan anak Rp 5.000.