Organisasi advokasi dan hak-hak sipil muslim terbesar di Amerika Serikat yaitu Council on American-Islamic Relations Cabang New York (CAIR NY) mendesak aparat penegak hukum melakukan penyelidikan yang tepat terkait dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur. Mereka mengimbau siapapun yang menyaksikan insiden itu atau memiliki informasi tambahan untuk melapor.
"Sama sekali tidak ada unsur patriotisme, nilai Kristiani, ataupun semangat Amerika dalam tindakan menargetkan anak-anak karena ras atau keyakinan mereka. Anak-anak Muslim seharusnya bisa keluar-masuk tempat ibadah mereka tanpa harus mengalami pelecehan rasis, diberitahu bahwa mereka tidak diterima di sana, atau merasa tidak aman hanya karena jati diri mereka. Tidak ada slogan politik maupun klaim keagamaan yang memberikan hak kepada siapa pun untuk mengintimidasi atau merendahkan orang lain," ujar Direktur Eksekutif CAIR-NY, Afaf Nasher dalam sebuah pernyataan.