"Sebenarnya ada kesalahpahaman dan ada pertengkaran. Tapi pihak Raisya maupun pihak Zidan sudah bersepakat untuk tidak membongkar permasalahan tersebut," kata Didi.

Ia menyebut pertengkaran di tim redaksi keduanya juga kerap terjadi melalui WhatsApp maupun sambungan telepon. Menurut Didi, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat perceraian dinilai layak untuk dikabulkan oleh Pengadilan Agama Jakarta Pusat.

"Kalau pertengkaran melalui WhatsApp, melalui telepon itu sering. Nah, itu yang mengakibatkan perceraian itu layak untuk dikabulkan oleh Pengadilan Agama Jakarta Pusat karena sebab-sebab sesuai dengan Pasal 115 Kompilasi Hukum Islam terpenuhi," ujarnya.

Didi menjelaskan bahwa pada awalnya Raisya disebut tidak meminta untuk diceraikan. Menurut dia, situasi kemudian berkembang setelah muncul isu yang menuduh Zidan berselingkuh.

"Awalnya Raisya ini tidak meminta untuk diceraikan. Tapi kemudian muncul isu-isu yang memfitnah klien kami berselingkuh dan segala macam. Itu yang membuat mungkin Raisya terpancing dan ingin diceraikan, minta talak tiga dan segala macam," tutur Didi.

Meski demikian, Didi mengatakan kedua pihak memilih untuk tidak saling membuka kesalahan masing-masing.

Sebelum permohonan cerai talak diajukan, Didi mengaku sempat berkomunikasi dengan Raisya. Dalam pembicaraan tersebut, menurutnya, Raisya menyampaikan bahwa apabila rumah tangga memang sudah tidak dapat diperbaiki, perceraian secara baik-baik dapat menjadi jalan keluar.

"Kurang lebih dua minggu sebelumnya saya menelepon Raisya dan Raisya juga menelepon saya. Dia menyampaikan kalau memang rumah tangga ini tidak bisa diperbaiki, ya maka nggak apa-apalah cerai baik-baik," kata Didi.

Menurut Didi, sikap tersebut menjadi salah satu alasan pihak Zidan memilih untuk tidak mengungkap secara detail konflik dalam rumah tangga mereka.

"Kami sendiri, tim kuasa hukum bersama dengan klien kami, tidak ingin membongkar siapa yang salah, siapa yang benar, kesalahannya sampai di titik mana, karena dikhawatirkan nanti juga akan terjadi perpecahan yang lebih parah lagi," ujarnya.

Didi juga menjelaskan gambaran mengenai dinamika rumah tangga keduanya. Sebagai seorang pengusaha, Zidan disebut memiliki kesibukan yang membuatnya kerap pulang malam dan jarang berada di rumah.