NADIKABAR.COM — Seluruh wilayah di Jawa Timur diperkirakan masih mengalami puncak kemarau pada bulan September 2026 ini. Hujan lokal diprediksi akan turun, namun intensitasnya masih sangat rendah.
"September masih puncak musim kemarau di Jawa Timur. Masih sangat minim adanya potensi turun hujan," kata Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan saat dikonfirmasi NadiKabar, Rabu (2/9/2026).
Taufiq menyebut, seluruh wilayah di Jawa Timur masih masuk puncak musim kemarau. Curah hujan masih sangat rendah di Jawa Timur pada bulan September.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto menyebut sebanyak 24 kabupaten/kota di Jatim sudah dilanda kekeringan. Distribusi air bersih terus dilakukan.